DPRD Mempawah Desak Kapolri Usut Tuntas Kasus Tewasnya Driver Ojol di Jakarta
Info Mempawah- Kabar duka menyelimuti jagat transportasi online Indonesia. Seorang pengemudi ojek online (ojol) dilaporkan meninggal dunia dalam kericuhan aksi demonstrasi yang terjadi di Jakarta. Peristiwa ini tidak hanya menyisakan luka bagi keluarga korban, tetapi juga mengundang keprihatinan dari berbagai pihak, termasuk anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat. Purnawati, SH, anggota DPRD Mempawah, menyampaikan belasungkawa mendalam atas tragedi tersebut.
“Atas nama pribadi, saya turut berdukacita atas meninggalnya korban driver ojol dalam kericuhan demonstrasi di Jakarta. Kita mendoakan semoga almarhum diterima amal ibadahnya, diampuni segala kesalahannya, dan mendapat tempat terbaik di sisi-Nya,” ungkapnya pada Sabtu (30/8).

Baca Juga : Bawaslu Mempawah Gelar Penguatan Kelembagaan, Mantapkan Sinergi Hadapi Pemilu Mendatang
Desakan Penegakan Hukum Tegas
Menurut Purnawati, peristiwa ini tidak bisa dibiarkan begitu saja. Ia menegaskan bahwa siapapun pelaku yang menyebabkan hilangnya nyawa harus bertanggung jawab, baik secara hukum negara maupun secara moral kemanusiaan.
“Saya mendesak Kapolri untuk segera mengusut tuntas kasus ini. Penegakan hukum harus dilakukan secara transparan dan tegas agar memberikan rasa keadilan bagi keluarga korban, sekaligus menjadi pelajaran agar hal serupa tidak terulang,” tegasnya.
Polri Diminta Profesional dan Tidak Pandang Bulu
Lebih jauh, ia mengingatkan bahwa Polri sebagai institusi penegak hukum memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga marwah hukum di negeri ini. Profesionalisme aparat sangat dibutuhkan agar setiap kasus, terlebih yang menyangkut nyawa manusia, bisa ditangani tanpa pandang bulu.
“Polri harus benar-benar menunjukkan integritasnya. Hukum tidak boleh tajam ke bawah tetapi tumpul ke atas. Setiap pelanggaran, apalagi sampai menelan korban jiwa, harus diproses dengan adil,” katanya menegaskan.
Belum Ada Aksi Solidaritas di Mempawah
Hingga kini, kabar meninggalnya driver ojol tersebut belum memicu aksi solidaritas di Kabupaten Mempawah. Baik komunitas ojek online maupun masyarakat umum masih sebatas menyampaikan doa dan empati. Namun demikian, peristiwa ini menjadi pengingat penting bahwa penyampaian aspirasi melalui demonstrasi seharusnya tidak menimbulkan korban.
Harapan untuk Ke Depan
Di akhir pernyataannya, Purnawati berharap agar tragedi serupa tidak kembali terjadi, baik di Jakarta maupun di daerah lain, termasuk Kabupaten Mempawah.
“Penyampaian aspirasi adalah hak setiap warga negara. Namun mari kita lakukan dengan cara-cara yang elegan, santun, dan sesuai aturan hukum. Jangan sampai ada korban jiwa lagi dalam setiap aksi demonstrasi. Keselamatan manusia harus menjadi prioritas utama,” tutupnya.
Tragedi ini kini menjadi sorotan nasional. Desakan agar Polri segera bertindak cepat semakin menguat. Publik menunggu langkah nyata dari aparat untuk membuktikan bahwa hukum benar-benar bisa berdiri tegak demi keadilan dan kemanusiaan.
















