Kebakaran Hebohkan Warga Sungai Pinyuh, Rumah Fitriani Ludes Dilalap Api
Info Mempawah- Suasana di Jalan Pancasila Laut, RT 014/RW 006, Kelurahan Sungai Pinyuh, Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah mendadak panik pada Kamis (4/9/2025) sekitar pukul 10.00 WIB. Asap hitam pekat membumbung dari sebuah rumah di tepi jalan, membuat warga sekitar berhamburan keluar rumah untuk melihat apa yang terjadi.
Rumah tersebut milik Fitriani (50), seorang ibu rumah tangga yang sehari-hari dikenal ramah di lingkungannya. Dalam hitungan menit, api sudah menjalar ke bagian atap dan dinding rumah karena bangunan didominasi kayu dan material mudah terbakar.
Kronologi Awal Kebakaran
Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh Suhardi (40), adik ipar Fitriani, yang saat kejadian berada di motor air di belakang rumah. Dari jarak beberapa meter, ia melihat asap tebal keluar dari bagian atas rumah. “Saya langsung memberitahu warga sekitar. Bersama-sama kami berusaha memadamkan api dengan mesin pompa sebelum petugas pemadam datang,” ujarnya.
Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut langsung bergotong royong menyiram api dengan peralatan seadanya. Namun, kobaran api yang cepat merambat membuat mereka kewalahan.

Baca Juga : Kemendagri Tito Ingatkan Daerah Jaga Kondusivitas di Tengah Maraknya Demo
Petugas Damkar Bergerak Cepat
Kapolsek Sungai Pinyuh AKP Setyadi membenarkan peristiwa kebakaran tersebut. Ia menjelaskan bahwa proses pemadaman melibatkan dua unit Badan Penanggulangan Api Sukarela Pinyuh (BPASP) dan satu unit Pemadam Jaguar Pinyuh yang dibantu puluhan warga sekitar.
“Begitu menerima laporan, anggota langsung mendatangi lokasi, mengamankan TKP, serta berkoordinasi dengan BPKS dan pihak PLN untuk memutus aliran listrik. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 10.15 WIB. Selama proses pemadaman situasi berjalan aman dan kondusif,” jelasnya.
Petugas damkar juga memastikan tidak ada titik api yang tersisa agar kebakaran tidak kembali terjadi. Setelah api benar-benar padam, petugas langsung melakukan pendinginan di sekitar lokasi.
Dugaan Penyebab Kebakaran
Hingga saat ini penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Namun dugaan sementara mengarah pada korsleting listrik yang berasal dari salah satu ruangan di rumah tersebut. “Kami tetap mendalami untuk memastikan penyebab pastinya,” tambah Kapolsek.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, sebagian besar rumah hangus terbakar dan Fitriani kini terpaksa mengungsi sementara ke rumah keluarganya. Kerugian material masih dalam pendataan pihak berwenang.
Imbauan kepada Warga
AKP Setyadi juga mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran yang sering kali disebabkan oleh instalasi listrik bermasalah. “Kami mengimbau warga untuk rutin memeriksa instalasi listrik di rumah masing-masing agar tidak terjadi hal serupa,” tegasnya.
Kebakaran ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat Sungai Pinyuh untuk meningkatkan kewaspadaan dan memperkuat solidaritas warga. Berkat kerja sama cepat antara petugas dan warga, api berhasil dikendalikan dalam waktu singkat, sehingga mencegah meluasnya kerugian ke rumah-rumah di sekitarnya.
















