Dua Pelajar Luka Parah Akibat Balap Liar di Sungai Pinyuh, Satu Pelaku Kabur dari Lokasi
Info Mempawah- Aksi balap liar kembali memakan korban. Dua pelajar terluka parah dalam kecelakaan beruntun yang terjadi di Jalan Raya Sungai Pinyuh–Pontianak, Sabtu malam (11/10). Peristiwa yang berlangsung di kilometer 49 itu melibatkan tiga sepeda motor dan membuat warga sekitar geger.
Menurut keterangan pihak kepolisian, kecelakaan ini melibatkan tiga kendaraan, yakni Honda Beat dan Honda Vario tanpa plat nomor, serta Honda PCX dengan nomor polisi KB 6440 BS. Ketiganya diduga sedang terlibat aksi balap liar di jalanan umum ketika insiden terjadi.
Korban pertama, Matius Hiuwiliam (14), pelajar asal Kotawaringin Timur, merupakan pengendara Honda Vario. Korban kedua, Fachrul Rozi (15), pelajar asal Desa Moton Tinggi, Kecamatan Anjongan, mengendarai Honda PCX. Sementara pengendara Honda Beat hingga kini belum diketahui identitasnya karena langsung melarikan diri setelah kecelakaan.
Kronologi Kecelakaan
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, ketiga sepeda motor melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Sungai Pinyuh menuju Pontianak. Saat melintas di kawasan Jalan Patoka, pengendara Honda Beat diduga kehilangan keseimbangan dan bersenggolan dengan Honda Vario. Keduanya pun terpental dan terjatuh ke aspal.
Belum sempat situasi tenang, Honda PCX yang melaju dari belakang tak mampu menghindar dan menabrak salah satu sepeda motor yang sudah terjatuh. Tabrakan keras itu membuat pengendaranya ikut terhempas ke jalan. Suasana pun mendadak kacau, beberapa warga yang berada tak jauh dari lokasi langsung berlari memberikan pertolongan.
Kondisi Korban
Akibat peristiwa itu, Matius Hiuwiliam mengalami luka serius di bagian kepala dan wajah. Ia sempat dilarikan ke Puskesmas Sungai Pinyuh, namun karena kondisinya cukup parah, korban akhirnya dirujuk ke RS Medika Jaya Pontianak untuk perawatan intensif.
Sementara Fachrul Rozi mengalami luka lecet di kaki dan wajah serta bengkak di paha kiri. Beruntung, kondisinya masih sadar dan kini sedang menjalani perawatan medis.

Baca Juga : Royal Wedding Luksemburg, Pesta Cinta yang Memikat Dunia
Polisi Lakukan Penelusuran
Kasus ini langsung ditangani oleh pihak Polsek Sungai Pinyuh. Petugas masih memburu pengendara Honda Beat yang kabur dari lokasi kecelakaan. Polisi juga tengah mengumpulkan rekaman CCTV dan keterangan saksi untuk mengungkap peran setiap pelaku dalam insiden tersebut.
“Kami mengimbau masyarakat, khususnya para remaja, untuk tidak melakukan balap liar karena sangat berbahaya, baik bagi diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya,” ujar salah satu petugas Kepolisian setempat.
Aksi Balap Liar Jadi Sorotan
Warga sekitar mengaku aksi balap liar di jalur Sungai Pinyuh–Pontianak bukan pertama kalinya terjadi. Bahkan, kegiatan ilegal ini kerap berlangsung pada malam hari, terutama di akhir pekan. Mereka berharap aparat meningkatkan patroli dan penertiban agar peristiwa serupa tak terulang.
Kecelakaan ini kembali menjadi pengingat keras tentang bahaya balap liar di jalan umum. Selain membahayakan nyawa pelaku, aksi tersebut juga berpotensi mencelakai pengguna jalan lainnya. Polisi menegaskan akan menindak tegas siapa pun yang terbukti terlibat dalam balapan ilegal tersebut.
















