Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kabupaten Mempawah menyerukan pesan perdamaian yang kuat mengenai pentingnya menjaga kerukunan antarumat beragama di Kalimantan Barat. Pihak LPM menegaskan bahwa perbedaan keyakinan tidak boleh menjadi penghalang untuk menjalin tali persaudaraan yang erat antarwarga. Bahkan, mereka mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan di atas segala perbedaan politik maupun identitas.
Semangat kebersamaan ini menjadi fondasi utama dalam menjaga stabilitas sosial di wilayah Mempawah yang sangat majemuk. Oleh karena itu, LPM secara rutin menggelar forum dialog guna mempertemukan berbagai tokoh agama dan pemuda dari latar belakang yang berbeda. Mereka yakin bahwa komunikasi yang jujur akan menghapuskan prasangka serta memperkuat rasa saling memiliki terhadap tanah kelahiran.
Merajut Kebersamaan di Tengah Keberagaman
LPM Mempawah memandang keberagaman sebagai kekayaan bangsa yang harus seluruh pihak rawat dengan penuh ketulusan. Selain itu, lembaga ini mendorong terciptanya kegiatan sosial lintas agama seperti gotong royong kebersihan lingkungan dan bantuan kemanusiaan. Sebab, saat bencana atau kesulitan melanda, rasa lapar dan penderitaan tidak pernah memandang apa agama seseorang.
Akibatnya, suasana harmonis semakin terasa di lingkungan pasar dan permukiman warga karena tingginya tingkat saling menghargai. Namun, masyarakat tetap harus waspada terhadap upaya oknum tertentu yang mencoba memecah belah persatuan melalui isu-isu sensitif. Selanjutnya, LPM akan terus melakukan sosialisasi mengenai pentingnya moderasi beragama hingga ke tingkat desa dan kelurahan.
Kemanusiaan sebagai Bahasa Universal
Ketua LPM Mempawah menekankan bahwa setiap ajaran agama pasti mengandung pesan kasih sayang dan penghormatan terhadap sesama manusia. Bahkan, nilai-nilai luhur tersebut harus tercermin dalam tindakan nyata sehari-hari, bukan sekadar ucapan di podium saja. Oleh sebab itu, aksi nyata dalam membantu sesama tanpa melihat latar belakang keimanan menjadi prioritas gerakan LPM saat ini.
“Agama kita mungkin berbeda, tetapi kita semua bersaudara dalam kemanusiaan. Oleh karena itu, mari kita jaga
Baca juga:27 Pasangan di Mempawah Ikuti Isbat Nikah Terpadu dan Sah Secara Hukum
Mempawah tetap damai dan kondusif,” ujar pimpinan LPM Mempawah dalam sebuah pertemuan.
Selanjutnya, para pemuda di Mempawah diharapkan menjadi garda terdepan dalam menyebarkan konten-konten perdamaian di media sosial. Dengan demikian, narasi kebencian dapat terkalahkan oleh pesan-pesan persaudaraan yang menyejukkan hati seluruh warga.
Fondasi Pembangunan Daerah
Stabilitas keamanan yang lahir dari toleransi merupakan syarat mutlak agar proses pembangunan di Kabupaten Mempawah berjalan lancar. Sebab, para investor dan pelaku usaha hanya akan datang jika kondisi sosial daerah tersebut benar-benar aman dan harmonis. Oleh karena itu, menjaga kerukunan bukan hanya urusan batin, melainkan juga kunci kesejahteraan ekonomi masyarakat luas.
Berikut adalah poin-poin utama pesan LPM Mempawah:
-
Dialog Inklusif: Membuka ruang seluas-luasnya bagi semua golongan untuk berdiskusi demi kemajuan bersama.
-
Aksi Sosial Lintas Iman: Menyatukan warga dalam kegiatan amal yang menyentuh langsung kebutuhan rakyat miskin.
-
Literasi Toleransi: Memberikan edukasi kepada generasi muda agar tidak mudah terhasut oleh hoaks yang bernuansa SARA.
Meskipun demikian, tantangan dalam merawat toleransi tetap akan ada seiring dengan dinamika zaman yang terus berubah. Sebagai penutup, komitmen LPM Mempawah ini menjadi teladan nyata bagi daerah lain dalam mengelola keberagaman secara bijaksana. Dengan demikian, Kabupaten Mempawah diharapkan terus tumbuh menjadi rumah yang nyaman dan penuh cinta bagi siapa saja yang tinggal di dalamnya.

















