Rayakan Bulan Kemerdekaan, Rutan Mempawah Tebar Kepedulian Lewat Baksos di Ponpes Ma’had Al Falah
Info Mempawah- Suasana hangat dan penuh makna mewarnai Rabu (13/8) pagi di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Mempawah. Dalam rangka memeriahkan Bulan Kemerdekaan ke-80 Republik Indonesia, jajaran Rutan Mempawah menggelar kegiatan Bakti Sosial (Baksos) ke Pondok Pesantren (Ponpes) Ma’had Al Falah.
Usai apel pagi, Kepala Rutan Mempawah Fajar Perdinan, A.Md.IP., S.H., M.H., memimpin langsung rombongan yang terdiri dari seluruh pejabat struktural dan staf menuju Ponpes. Mereka membawa paket sembako hasil sumbangan pegawai dan keluarga besar Rutan Mempawah.
Fajar menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar berbagi bantuan, tetapi juga sebagai wujud nyata rasa syukur atas nikmat kemerdekaan yang telah diperjuangkan para pahlawan.
“Semangat kemerdekaan bukan hanya kita rayakan lewat upacara atau perlombaan, tetapi juga dengan menebar kepedulian. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan kebutuhan sehari-hari di Ponpes Ma’had Al Falah sekaligus mempererat tali silaturahmi,” ujarnya.

Baca Juga : PBVSI Mempawah Siap Gelar Pordezon II di Sungai Kunyit, Mulai 25 Agustus
Di lokasi, sambutan hangat dari pimpinan Ponpes dan para santri menambah kesan akrab.
Pimpinan Ponpes Ma’had Al Falah menyampaikan rasa terima kasih mendalam atas perhatian dan dukungan yang diberikan.
“Bantuan ini sangat berarti bagi kami. Semoga kerja sama ini terus terjalin, membawa manfaat bagi kedua belah pihak,” ungkapnya.
Selain menyerahkan sembako, kegiatan ini juga menjadi ajang dialog dan silaturahmi antara petugas Rutan dengan pihak pondok pesantren. Beberapa santri terlihat antusias menyapa dan berbincang ringan dengan para petugas, menciptakan suasana penuh kekeluargaan.
Bagi jajaran Rutan Mempawah, kegiatan sosial semacam ini merupakan bagian dari komitmen untuk selalu dekat dengan masyarakat. Momentum bulan kemerdekaan dijadikan pengingat bahwa nilai-nilai gotong royong, kebersamaan, dan kepedulian adalah warisan luhur bangsa yang harus terus dijaga.
Dengan langkah kecil namun penuh makna ini, Rutan Mempawah ingin menunjukkan bahwa membangun negeri tidak hanya dilakukan melalui tugas resmi, tetapi juga lewat kepedulian dan solidaritas yang nyata.
Setelah menyerahkan bantuan, jajaran Rutan Mempawah mengajak para santri berbincang santai di halaman pondok.
Obrolan ringan itu membahas pentingnya menjaga semangat persatuan di tengah perbedaan. Dari situ, beberapa santri berbagi cerita tentang kegiatan belajar dan hafalan yang mereka jalani setiap hari.
Fajar Perdinan mendengarkan dengan penuh perhatian. Ia menegaskan bahwa generasi muda seperti para santri memegang peran penting dalam menjaga nilai-nilai bangsa. Dari situ, ia mendorong para santri untuk terus belajar, berdisiplin, dan berkontribusi positif bagi masyarakat.
Setelah berbincang, rombongan Rutan Mempawah mengajak pihak pondok berfoto bersama. Senyum lebar dan suasana hangat memperlihatkan bahwa silaturahmi ini membawa kebahagiaan bagi kedua pihak.
Menjelang siang, rombongan berpamitan. Sebelum meninggalkan pondok, mereka berjanji untuk mengadakan kunjungan serupa di masa mendatang. Dengan begitu, hubungan yang sudah terjalin tidak hanya berhenti pada satu momen, tetapi terus berlanjut menjadi kerja sama yang bermanfaat.
Dari kegiatan ini, Rutan Mempawah meneguhkan pesan bahwa kemerdekaan bukan hanya tentang mengenang sejarah, tetapi juga tentang menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat. Dengan langkah nyata seperti ini, mereka berkomitmen menjaga api kemerdekaan tetap menyala, bukan hanya di hati petugas, tetapi juga di hati generasi penerus bangsa.
















