Breaking News
Kumpulan informasi aktual seputar peristiwa penting yang terjadi di seluruh wilayah Indonesia, meliputi isu politik, kebijakan pemerintah, bencana, dan dinamika sosial masyarakat.
Shoppe Mall
Shoppe Mall
Shoppe Mall Shoppe Mall Shoppe Mall

Dua Santri Mempawah Siap Harumkan Nama Kalbar di MQKN Nasional 2025

Oplus_131072
cek disini

Dua Santri Mempawah Wakili Kalimantan Barat di Ajang MQKN Nasional 2025

Info Mempawah Prestasi membanggakan kembali lahir dari dunia pesantren di Kabupaten Mempawah. Dua santri terbaik berhasil menorehkan pencapaian gemilang dengan terpilih mewakili Kalimantan Barat pada ajang Musabaqah Qira’atil Kutub Nasional (MQKN) tahun 2025 yang akan berlangsung di Pondok Pesantren As’adiyah, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, pada 1–7 Oktober 2025 mendatang.

Pelepasan Penuh Haru dan Doa

Acara pelepasan kedua santri berprestasi ini digelar di ruang kerja Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mempawah pada Jumat (26/9/2025). Suasana penuh semangat dan haru terasa ketika para guru, pengasuh pesantren, serta keluarga hadir untuk memberikan dukungan dan doa.

Dua Santri Terbaik Mempawah

Santri pertama adalah Muhammad Kholil dari Pondok Pesantren Khairul Hikmah Desa Pasir, Kecamatan Mempawah Hilir, binaan Kiai Sirajuddin, M.Pd. Ia akan berlaga pada Marhalah Ulya cabang Kitab Hadis-Ilmu Hadis, cabang lomba yang menuntut penguasaan mendalam terhadap kitab kuning di bidang hadis.

Sementara itu, santri putri bernama Maghfiraturrahmah dari Pondok Pesantren Babul Ulum Wajok, Kecamatan Jongkat, asuhan Kiai Asrori, akan berkompetisi pada Marhalah Ulya cabang Kitab Tafsir-Ilmu Tafsir, cabang yang menguji kemampuan memahami serta menafsirkan kitab tafsir klasik secara mendalam.

Keduanya merupakan santri yang telah melalui seleksi ketat di tingkat daerah sebelum akhirnya lolos mewakili Kalimantan Barat di ajang nasional.

Dua Santri Mempawah Siap Harumkan Nama Kalbar di MQKN Nasional 2025
Dua Santri Mempawah Siap Harumkan Nama Kalbar di MQKN Nasional 2025

Baca Juga : Palang Merah Indonesia dan Dinkes Mempawah Gelar Sunatan Massal Gratis

Harapan dan Pesan Kepala Kemenag Mempawah

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mempawah, Ikhwan Pohan, menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas pencapaian dua santri tersebut. Ia berharap keduanya dapat mengharumkan nama daerah dengan menunjukkan kemampuan terbaik di panggung nasional.

“Ikuti perlombaan ini dengan kesiapan yang matang, tidak hanya dari sisi ilmu pengetahuan tetapi juga mental dan fisik. Jaga kesehatan, persiapkan mental, dan tampil dengan penuh percaya diri. Jangan lupa memohon pertolongan Allah SWT agar usaha yang sungguh-sungguh membuahkan hasil membanggakan,” pesan Ikhwan Pohan.

Ia juga menekankan bahwa keikutsertaan dalam MQKN bukan hanya sekadar lomba, tetapi juga bagian dari dakwah keilmuan Islam yang diwariskan para ulama melalui khazanah kitab kuning. Melalui ajang ini, para santri diharapkan mampu memperkuat tradisi intelektual pesantren yang sudah berakar kuat di Nusantara.

Momentum Berharga bagi Santri Peserta

Ikhwan Pohan menambahkan, pengalaman berkompetisi di tingkat nasional akan memperluas wawasan dan mempererat jaringan keilmuan antar pesantren di seluruh Indonesia. Ia berharap momentum ini dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para santri untuk meningkatkan kapasitas diri dan memberi inspirasi kepada teman-teman mereka di pesantren masing-masing.

Dukungan dari Pesantren dan Masyarakat

Kehadiran dua santri terbaik dari Mempawah ini menjadi kebanggaan bagi masyarakat Kalimantan Barat, khususnya keluarga besar pesantren. Dukungan moral dan doa terus mengalir dari para guru, pengasuh pondok, keluarga, serta masyarakat luas.

Pimpinan Pondok Pesantren Khairul Hikmah, Kiai Sirajuddin, dan pimpinan Pondok Pesantren Babul Ulum, Kiai Asrori, turut menyampaikan rasa syukur dan bangga atas kesempatan yang diberikan kepada santri mereka. Keduanya berharap para santri dapat membawa pulang prestasi sekaligus pengalaman berharga yang kelak bisa ditularkan kepada santri lainnya.

Simbol Kebangkitan Pesantren Mempawah

Keberangkatan Muhammad Kholil dan Maghfiraturrahmah ke MQKN nasional tidak hanya mencatat prestasi individu, tetapi juga menjadi simbol kebangkitan pesantren-pesantren di Mempawah dalam mencetak generasi muda Islam yang unggul di bidang ilmu agama. Keikutsertaan mereka di ajang nasional diharapkan bisa menjadi motivasi bagi santri lain untuk terus belajar, berprestasi, dan mengharumkan nama daerah.


Kesimpulan
Partisipasi dua santri Mempawah di Musabaqah Qira’atil Kutub Nasional 2025 bukan hanya membawa nama baik Kalimantan Barat, tetapi juga memperkuat peran pesantren sebagai pusat pembelajaran dan penjaga tradisi intelektual Islam Nusantara. Dengan doa dan dukungan semua pihak, diharapkan kedua santri ini dapat tampil gemilang dan menginspirasi generasi muda lainnya.

telkomsel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *