Breaking News
Kumpulan informasi aktual seputar peristiwa penting yang terjadi di seluruh wilayah Indonesia, meliputi isu politik, kebijakan pemerintah, bencana, dan dinamika sosial masyarakat.
Shoppe Mall
Shoppe Mall
Shoppe Mall Shoppe Mall Shoppe Mall

Ketua Fraksi Demokrat Dorong Pemkab Mempawah Gali Lebih Dalam Potensi PAD dari Aktivitas Investor

Oplus_131072
cek disini

Ketua Fraksi Demokrat Dorong Pemkab Mempawah Gali Lebih Dalam Potensi PAD dari Aktivitas Investor dan Program Pemerintah

Info Mempawah- Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kabupaten Mempawah, Erdediawan, mengajak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mempawah untuk lebih serius dan kreatif dalam mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Menurutnya, peluang peningkatan PAD tidak hanya bersumber dari pajak dan retribusi konvensional, tetapi juga dari aktivitas para investor dan pelaksanaan proyek-proyek pemerintah yang kini semakin berkembang di wilayah tersebut.

Dalam keterangannya, Kamis (23/10/2025), politisi yang akrab disapa Dedet ini menilai bahwa geliat ekonomi Mempawah semakin terasa, terutama dengan adanya berbagai kegiatan investasi dan proyek strategis yang melibatkan pihak swasta maupun pemerintah pusat. Kondisi ini, kata dia, merupakan peluang besar yang harus dimanfaatkan secara maksimal oleh pemerintah daerah.

“Banyak aktivitas investasi dan kegiatan pemerintah berlangsung di Mempawah, mulai dari proyek infrastruktur hingga industri pendukung. Kalau potensi ini dikelola dengan cermat, disertai pengawasan ketat dan kebijakan retribusi yang proporsional, tentu bisa meningkatkan PAD secara signifikan,” ujar Erdediawan.

Dorongan Pengawasan dan Kebijakan yang Terukur

Erdediawan menegaskan bahwa Pemkab Mempawah sebenarnya telah memiliki sejumlah regulasi terkait pungutan daerah dan retribusi. Namun, ia menilai penerapan di lapangan masih perlu diperkuat agar hasilnya lebih optimal.

Menurutnya, pengawasan dan evaluasi menjadi kunci utama dalam memastikan bahwa setiap aktivitas ekonomi yang berpotensi menghasilkan pendapatan benar-benar memberikan kontribusi bagi daerah.

“Kalau pengawasan dilakukan dengan konsisten, dan retribusi disesuaikan secara tepat tanpa memberatkan pelaku usaha, maka hasilnya bisa langsung terasa dalam peningkatan kas daerah,” jelasnya.

Politisi Demokrat ini juga mengingatkan agar langkah optimalisasi PAD tidak berujung pada kebijakan retribusi yang membebani masyarakat kecil. Pemerintah daerah diminta selektif dalam menetapkan tarif, dengan mempertimbangkan keseimbangan antara kebutuhan pendapatan dan daya tahan ekonomi warga.

“Jangan sampai upaya meningkatkan PAD justru menjadi beban bagi masyarakat. Jika kegiatan itu menyentuh langsung kebutuhan publik, sebaiknya dilakukan pendekatan yang lebih bijak dan humanis,” tegasnya.

Ketua Fraksi Demokrat Dorong Pemkab Mempawah Gali Lebih Dalam Potensi PAD dari Aktivitas Investor
Ketua Fraksi Demokrat Dorong Pemkab Mempawah Gali Lebih Dalam Potensi PAD dari Aktivitas Investor

Baca Juga : Mempawah kini Masuk Peringkat Kedua Tertinggi di Kalbar dalam Kepemilikan KIA

Perlu Pemetaan Potensi PAD di Setiap Kecamatan

Sebagai langkah konkret, Dedet mendorong seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis di lingkungan Pemkab Mempawah untuk melakukan pemetaan potensi PAD secara menyeluruh. Ia menilai, data yang akurat menjadi fondasi penting dalam menentukan kebijakan retribusi yang tepat sasaran dan berkelanjutan.

“Pemerintah perlu tahu secara pasti di mana sumber PAD paling potensial. Apakah dari sektor perdagangan, jasa, industri, atau bahkan wisata. Dengan pemetaan yang jelas, pengelolaannya akan lebih efisien dan hasilnya bisa berlipat,” katanya.

Ia juga menyoroti pentingnya digitalisasi sistem pengelolaan PAD, agar transparansi dan akuntabilitas semakin meningkat. Dengan begitu, kebocoran pendapatan bisa diminimalisir, sementara potensi yang selama ini belum tergarap dapat diidentifikasi lebih cepat.

Sinergi dengan Dunia Usaha dan Pemerintah Pusat

Selain memperkuat regulasi dan sistem pengawasan, Dedet berharap Pemkab Mempawah juga membangun sinergi yang lebih erat dengan dunia usaha dan pemerintah pusat, terutama dalam proyek-proyek strategis seperti pembangunan infrastruktur dan kawasan industri.

“Jika pemerintah daerah mampu bersinergi dengan investor dan pemerintah pusat, banyak peluang yang bisa dikelola bersama. Ini bukan hanya soal retribusi, tapi juga efek berganda terhadap perekonomian masyarakat,” ujarnya.

Ia meyakini, dengan strategi pengelolaan PAD yang cermat dan berkeadilan, Kabupaten Mempawah dapat menjadi daerah yang mandiri secara fiskal, tanpa terlalu bergantung pada dana transfer dari pusat.

“Kalau potensi yang ada diatur dengan baik, saya yakin PAD Mempawah akan terus meningkat dan memberi manfaat nyata bagi pembangunan serta kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

telkomsel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *